5 Metode Jadi Dropship di Tokopedia Tanpa Ribet!

  • 2 min read
  • Des 27, 2020

ilped.com, – Di masa yang serba digital ini membuat banyak sekali inovasi yang dapat dikembangkan, tercantum bisnis. Bisnis on-line jadi salah satu yang sangat banyak digemari sebagian orang karna tingginya pengguna web.

Menurut Business2community menjelaskan jika kesusahan yang terjalin pada dropship yaitu bagaimana membangun reputasi yang konsisten. Disebabkan sistem pengiriman, mutu barang sampai stok serta mutu barang yang tidak dapat diprediksi.

Bisnis untung tanpa modal disaat ini dapat dicoba serta memberi keuntungan yang banyak asalkan dicoba dengan kemauan yang baik serta konsisten. Menurut Bisnis. com kekurangan yang tidak dapat dikendalikan ialah terkait pengiriman, stok benda sampai persaingan harga antara sesama toko on-line yang lain. Gimana?

Bisnis yang paling gampang buat dicoba adalah sistem dropshipping. Dengan sistem ini, seorang penjual on-line tidak butuh ada stok produk serta tidak direpotkan oleh proses pengiriman. Tertarik buat mencobanya? Ayo ikuti trik jadi dropship di Tokopedia.

1. Memastikan Produk serta Kategori Barang yang Bakal Dijual

Langkah awal yang wajib kalian jalani bila mau membuat bisnis di market semacam Tokopedia yaitu memastikan barang ataupun produk yang mau dijual. Tahapan ini tidak boleh dicoba sembarangan karna bakal memastikan laku tidaknya barang yang bakal dijual.

Maka dari itu, kalian dapat memanfaatkan search engine semacam Google untuk melihat tren produk terkini yang paling diminati masyarakat luas. Tentang ini juga sangat berguna untuk membuat produk yang bakal dijual lebih laku.

Tidak berhenti hingga disitu saja, kalian juga dapat mengenali produk apa yang paling banyak dibeli konsumen dengan mengunjungi halaman Tokopedia. Ada fitur sizzling listing yang mempermudah kalian untuk mengenali produk paling laku dalam waktu tertentu.

trik jadi dropship di Tokopedia, ada baiknya jangan memilah barang ataupun produk musiman. Karena, hal ini cuma bakal laku pada saat tertentu saja. Tidak hanya itu, akan lebih baik bila fokus pada satu tipe produk saja, misalnya masakan, baju, ataupun elektronik.

2. Memilih Pemasok maupun Suppliers yang Tepat

Apabila kalian telah memastikan produk apa yang mau kalian jual, maka langkah berikutnya yaitu mencari pemasok yang pas. Kalian dapat memilih suppliers yang menyediakan barang yang cocok dengan inspirasi bisnis yang ingin dijalankan.

Untuk mencari suppliers terbaik, akan lebih baik menerapkan perbandingan harga antara pemasok satu serta yang lain. Perihal ini bertujuan mencari yang terbaik dari sisi harga, pelayanan, sampai mutu produk.

3. Melakukan Pendaftaran Account di Tokopedia

Pada proses ini, kalian cuma tinggal mengisikan informasi diri dengan benar. Informasi diri yang wajib diisikan meliputi, nama lengkap, e mail legitimate, serta no telepon yang dapat dihubungi. Jika telah menerapkan cara jadi dropship di Tokopedia tersebut, maka kalian bakal memperoleh pesan di e mail untuk memverifikasi.

4. Membikin Toko

Sesudah sukses pendaftaran account, kalian wajib membuat toko di Tokopedia. Di sini kalian juga wajib mengisi seluruh kolom formulir untuk memenuhi deskripsi produk yang ditawarkan. Misalnya saja nama toko, slogan, dan deskripsi produk yang hendak dijual.

Tidak berhenti hingga disana saja, kalian pula wajib memilah metode pengiriman apa saja yang bisa dicoba oleh pemasok. Karena, proses pengiriman bakal dilakukan oleh suppliers yang telah kalian seleksi tadinya.

5. Meningkatkan Produk

Apabila telah sukses membuat produk di Tokopedia, langkah selanjutnya ialah meningkatkan produk. Kalian dapat meningkatkan produk dengan cara mengklik tombol tambahkan produk setelah itu mengisi deskripsi keterangannya.

Membuat toko on-line dengan sistem dropship tidaklah susah seperti yang kalian bayangkan. Kalian cuma butuh koneksi web, pemasok ataupun suppliers yang pas sesuai dengan inspirasi bisnis, serta mendaftarkan account di salah satu market, semacam Tokopedia.

Cara membikin model sendiri memanglah tidaklah gampang apalagi buat mengelolanya. Nah, gimana bila kalian mempunyai begitu banyak toko on-line serta ternyata seluruh toko ramai dengan pembeli? Pasti kalian bakal kewalahan buat mengelolanya. Untuk itu, banyak para vendor saat ini memakai platform omnichannel yang jadi penyelesaian pemilik e- commerce di Indonesia.