Memahami sistem bisnis Franchisee bagi pemula

  • 2 min read
  • Aug 21, 2020

Dalam berbisnis franchisee dibutuhkan strategi yang matang, supaya sukses mengelola bisnis waralaba ini. Sebelum kita menentukan franchisee atau membeli lisensi franchisee, alangkah baiknya kita kenali terlebih dahulu produk serta profil pemilik franchisee tersebut, dan memilih waralaba yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Salah satu strategi yang dapat membantu dalam memperoleh bisnis, dengan memilih usaha yang tepat dan mengamati, sehingga kita dapat memilih usaha yang mempunyai prospek keuntungan yang tinggi, selain itu dengan mengunjungi kantor pusat atau gerai-gerai franchisee untuk melihat serta mengamati produk franchisee yang akan dibeli, sehingga kita dapat merasakan kepercayaan terhadap produk franchise yang akan dibeli. Pentingnya menentukan franchisee waralaba sesuai dengan kemampuan secara finansial serta modal yang tersedia.

Image by Arek Socha from Pixabay

Keuntungan Berbisnis Franchisee

Jika kita memulai usaha dari awal nantinya akan menghadapi resiko maupun kegagalan yang besar, maka dari itu dengan membeli terwaralaba atau franchisee, kita dapat menjalankan bisnis yang sudah ada. Banyak keuntungan yang dapat diperoleh dengan membeli franchisee serta menjalankan bisnis franchisee, hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko gagal berbisnis.

Beberapa keuntungan berbisnis dengan franchisee bagi terwaralaba, dengan usaha yang memiliki nama brand yang sudah mapan, ini menjadi keuntungan sehingga kita tidak membutuhkan dana, energi, dan waktu, untuk menaikan nama brand bisnis, kita hanya menjalankan ‘warisan’ dari nama besar yang sudah ada. Brand bisnis sangat penting dalam usaha, karena nama brand dapat mempengaruhi minat konsumen dalam membeli produk tertentu.

Franchisee juga memiliki sistem yang solid, sehingga dalam menjalankan bisnis, pihak franchisee terlebih dahulu menyepakati nilai kerja sama yang akan dijalankan. Kemudian pemebeli lisensi franchisee berhak memiliki sistem bisnis yang sudah terujii dan solid. Sistem franchisee biasanya memiliki mutu manajemen serta pengelolaan keuangan yang baik, sumber daya manusia yang terampil, memiliki startegi pemasaran maupun kualitas produk, aspek hukum, dan standard operational procedures (SOP).

Proses pendanaan menjadi mudah dengan sistem franchisee, sebab pihak pemberi dana atau perbankan lebih percaya untuk memberikan modal maupun kredit terhadap pebisnis yang menjalankan bisnis dengan sistem franchasee. Pihak bank memiliki jaminan nama besar dari pemiliki franchisee, selain itu pebisnis juga membutuhkan dana atau modal untuk mendukung keberlanjutan bisnis, kerjasama antara pebisnis dengan pihak bank ini, saling mendukung untuk perkembangan bisnis yang akan datang, hubungan saling membutuhkan ini dapat menjadi keuntungan bagi franchisee.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *